A2ZAPK

Fikih Ibadah Harian1.3

Fikih Ibadah Harian v1.3

Downloads: 857


Free

Fikih Ibadah Harian / Specifications

Fikih Ibadah Harian / Screenshots

Fikih Ibadah Harian 1.3
Loading... Fikih Ibadah Harian 1.3
Loading... Fikih Ibadah Harian 1.3
Loading... Fikih Ibadah Harian 1.3
Loading... Fikih Ibadah Harian 1.3
Loading... Fikih Ibadah Harian 1.3
Loading... Fikih Ibadah Harian 1.3
Loading... Fikih Ibadah Harian 1.3
Loading... Fikih Ibadah Harian 1.3
Loading... Fikih Ibadah Harian 1.3

Fikih Ibadah Harian / Description

Kitab fikih ibadah harian mempelajari tentang bagaimana tata cara beribadah yang benar menurut sunah Rasul dan diantara isinya adalah hukum taharah yang artinya
Thaharah secara hukum Wajib berdasarkan Al-Kitab dan As-Sunnah. Allah Subhanahu Wata’ala Berfirman

Hai orang-orang yang beriman apabila kamu hendak mengerjakan shalat maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki dan jika kamu junub maka mandilah dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan lalu kamu tidak memperoleh air maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu supaya kamu bersyukur. (QS. Al-Maidah: 6).

Dan pakaianmu bersihkanlah (QS. Al-Muddatsir: 4).

Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: Haidh itu adalah suatu kotoran. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. (QS. Al-Baqarah: 222).

Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam Bersabda

Dari Ali radhiyallahu ‘anhu beliau berkata Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda Kunci shalat itu adalah bersuci dan yang mengharamkannya (semua perbuatan yang boleh di luar shalat) adalah takbir (takbiratul ihram) sedangkan yang menghalalkannya (kembali) adalah salam. (HR. Abu Dawud No. 61).

Sa’id bin Manshur Qutaibah bin Sa’id dan Abu Kamil Al-Jahdari telah menceritakan kepada kami – lafazh ini milik Sa’id - mereka berkata: Abu ‘Awanah telah menceritakan kepada kami dari Simak bin Harb dari Mush’ab bin Sa’d beliau berkata: ‘Abdullah bin ‘Umar masuk menjenguk Ibnu ‘Amir yang sedang sakit. Ibnu ‘Amir berkata: Tidakkah engkau berdo’a kepada Allah untukku wahai Ibnu ‘Umar? Ibnu ‘Umar berkata: Sungguh aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda Shalat tidak diterima tanpa bersuci. Dan shadaqah tidak diterima dari ghulul (pengkhianatan). Engkau waktu itu ada di Bashrah. (HR. Muslim No. 224)

Ishaq bin Manshur telah menceritakan kepada kami: Habban bin Hilal menceritakan kepada kami: Aban menceritakan kepada kami: Yahya menceritakan kepada kami: Bahwa Zaid menceritakan kepadanya: Bahwa Abu Sallam menceritakan kepadanya dari Abu Malik Al-Asy’ari. Beliau berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda Bersuci itu separuh keimanan alhamdulillah memenuhi timbangan subhanallah dan alhamdulillah memenuhi antara langit-langit dan bumi shalat adalah cahaya sedekah adalah bukti sabar adalah sinar dan Al-Qur`an adalah hujjah bagimu atau hujatan atasmu. Setiap manusia keluar di pagi hari maka ada yang menjual dirinya lalu membebaskannya atau membinasakannya. (HR. Muslim No. 223)

Penjelasan Thaharah

Thaharah terbagi menjadi 2 macam: Bathiniyah dan Lahiriyah

Thaharah bathiniyah adalah menyucikan jiwa dari dampak-dampak dosa dan maksiat dengan taubat yang sungguh-sungguh dari setiap dosa dan maksiat juga menyucikan hati dari noda-noda syirik ragu dengki curang sombong bangga diri riya’ dan sum’ah yaitu dengan keikhlasan keyakinan mencintai kebaikan kelembutan kejujuran rendah hati dan mengharapkan Wajah Allah Subhanahu Wata’ala dengan segala niat dan amal shalih.

Thaharah Lahiriyah adalah bersuci dari kotoran dan hadats bersuci dari kotoran adalah menghilangkan berbagai najis dengan air suci dari pakaian dan badan orang yang shalat serta tempat shalatnya. Bersuci dari hadats adalah dengan cara: Berwudhu Mandi dan Tayamum.
The daily jurisprudence book learns about the correct way of worship according to the Prophet's Sunnah and among its contents is the law of the law which means
 Thaharah is legally obligatory based on Al-Kitab and As-Sunnah. Allah Subhanahu Wata'ala Berfirman

"O ye who believe if you are going to pray then wash your face and your hands up to your elbows and sweep your head and (wash) your feet with both ankles and if you are joking take a bath and if you are sick or deep travel or return from the toilet or touch the woman then you do not get water then mix with good soil (clean); brush your face and your hand with the land. Allah does not want to trouble you but He wants to cleanse you and perfect His blessings for you so that you will be grateful. "(Surat al-Maidah: 6).

"And your clothes clean" (Qur'an Al-Muddatsir: 4).

"They ask you about menstruation. Say: "Menstruation is a filth". Therefore you should distance yourself from women during menstruation; and do not approach them before they are holy. When they are holy mix them in the place that God has commanded you. Indeed Allah likes those who repent and like those who purify themselves. "(Surat al-Baqarah: 222)

And the Prophet sallallaahu ‘alaihi wa sallam said

"From Ali radhiyallahu 'anhu he said" Rasulullah sallallahu' alaihi wa sallam said "The key to prayer is to purify and that which forbids it (all acts which may be outside prayer) is takbiratul (takbiratul ihram) while those that justify it (return) is greetings. "(Narrated by Abu Dawud No. 61).

"Sa'id bin Manshur Qutaibah bin Sa'id and Abu Kamil Al-Jahdari have told us - this lafazh belongs to Sa'id - they say: Abu 'Awanah told us from Simak bin Harb from Mush 'ab bin Sa'd he said:' Abdullah bin 'Umar came to see Ibn' Amir who was sick. Ibn ‘Amir said: Don't you pray to Allah for me O Ibn‘ Umar? Ibn ‘Umar said: Indeed I have heard the Prophet sallallaahu‘ alaihi wa sallam said "Prayers are not accepted without purification. And Sadaqah is not received from Ghulul (betrayal). "You were at that time in Basrah." (Narrated by Muslim No. 224)

"Ishaq bin Manshur told us: Habban bin Hilal told us: Aban told us: Yahya told us: That Zaid told him: That Abu Sallam told him from Abu Malik Al-Asy'ari. He said: The Prophet sallallaahu 'alaihi wa sallam said "Purification is half of the faith alhamdulillah fulfilling the scales subhanallah and alhamdulillah filling between the ceiling and earth prayer is light almsgiving is proof patience is light and the Qur'an is proof for you or blasphemy against you. Every human being comes out in the morning then someone sells him and frees him or destroys him. (Narrated by Muslim No. 223)

 Explanation of Thaharah

Thaharah is divided into 2 types: Bathiniyah and Lahiriyah

The spiritual Thaharah is to purify the soul of the effects of sin and immorality with sincere repentance from every sin and immorality also purify the heart of the taints of shirk doubt envy cheating arrogance pride riya ' and sum' ah that is with sincerity confidence love goodness gentleness honesty humble and expect Allah's Face Subhanahu Wata'ala with all intentions and good deeds.

Lahiriyah Thaharah is purification from filth and hadats purification from filth is to eliminate various unclean things with holy water from the clothes and bodies of those who pray and places of prayer. Washing from hadats is by way of: Ablution Mandi and Tayamum.

Show More >

Fikih Ibadah Harian / What's New in v1.3

Pembaharuan aplikasi diantaranya:
Versi updete 4.3
Versi sdk 28
Perbaikan isi materi dan
Penambahan kitab
Panduan ibadah sehari-hari

Choose Download Locations for Fikih Ibadah Harian v1.3



Telegram

.

Fikih Ibadah Harian / Tags

Share Fikih Ibadah Harian At Social Media

.